Menu

Mode Gelap

Daerah · 9 Agu 2022 09:39 WIB

ATS Ditemukan Gantung Diri, Begini Penjelasan Kapolsek Sukoharjo 

badge-check

Jurnalis


ATS Ditemukan Gantung Diri, Begini Penjelasan Kapolsek Sukoharjo  Perbesar

Keterangan: Polisi tengah menunjukan posisi korban gantung diri. (sumber: Humas Polres Pringsewu)

Pringsewu, www.lampungheadlines.com – Seorang remaja Laki-laki berinisial ATS (15) yang berstatus pelajar, ditemukan meninggal gantung diri di rumahnya di Desa Tritunggal Mulya, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Lampung pada Senin (8/8/22).

Saat awak media ini mengkonfirmasikan, Kapolsek Sukoharjo Iptu Poltak Pakpahan membenarkan peristiwa tersebut.

Dikatakan oleh Kapolsek, Kakek korban Sukidi (72) pertama kali yang menemukan ATS dalam kondisi telah gantung diri dengan menggunakan tali plastik yang diikatkan di kusen kamar.

Menurut saksi Sukidi, korban dari pagi hari tidak keluar dari rumah hingga menjelang magrib. Kemudian sekira pukul 18.50 WIB., saksi menuju rumah korban karena lampu penerangan rumah belum dinyalakan, sesampainya di rumah korban saksi sukidi memanggil-manggil korban tetapi tidak ada jawaban, kemudian saksi mencoba masuk akan tetapi seluruh pintu rumah terkunci dari dalam. Karena pintu dalam keadaan terkunci saksi Sukidi mendobrak pintu belakang dapur rumah, pada saat saksi sudah masuk dan menyalakan lampu saksi melihat korban dalam keadaan tergantung di kusen pintu kamar.

“Mengetahui kejadian itu, Saksi Sukidi kemudian berteriak meminta tolong kepada warga sekitar yang kemudian meneruskan kepada pihak kepolisian”,jelas Kapolsek Sukoharjo Mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi, S.IK, M.IK., pada Selasa (9/8/22) pagi.

Mendapat laporan warga tersebut kata Kapolsek meneruskan, pihaknya langsung menerjunkan anggota ke TKP.

Ketika petugas datang ke TKP, korban sudah dievakuasi oleh keluarga dan warga.

Dalam proses olah TKP, petugas menemukan seutas tali plastik yang terikat di kusen kamar korban.

Diduga, tali tersebut dipergunakan korban untuk gantung diri.

Namun, kata Poltak Pakpahan, motif korban melakukan bunuh diri belum diketahui dan dalam penyeledikan Polisi.

Poltak mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan terhadap tubuh ATS oleh tim inafis dan tenaga medis dari Puskesmas Adiluwih, tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh korban dan terdapat ciri khas bunuh diri.

“Keluarga korban pun menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi”,ungkapnya.

Kapolsek menambahkan, selama ini korban tinggal serumah dengan Ayah dan adik kandungnya, pada saat kejadian ayah korban sedang bekerja, sedangkan adik kandungnya sedang berada di rumah Saksi Sukidi. Untuk Ibu korban sedang bekerja sebagai TKI di Malaysia.

Menurut keluarga, sebelum kejadian, ATS tidak pernah menceritakan adanya masalah apa pun.

“Jenazah korban tadi malam sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan”,tandasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 95 kali

Baca Lainnya

Desa Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Ajak Masyarakat Jadi Garda Terdepan Awasi Pemilu 2024

6 Juli 2024 - 14:05 WIB

Dilantik, 24 Petugas Pantarlih Kuripan Siap Coklit Pilkada

25 Juni 2024 - 12:14 WIB

PJ Bupati Buka Konsultasi Publik KLHS RTRW Kabupaten Tanggamus 2024-2044

20 Juni 2024 - 14:24 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Tanggamus Laksanakan Tanam Pohon di Pugung

15 Juni 2024 - 09:48 WIB

Pemkab Tanggamus dan PGE-Area Ulu Belu Gelar Restorasi Lahan Kritis di Hari Lingkungan Hidup Sedunia

14 Juni 2024 - 08:27 WIB

Oknum ASN Kesbangpol Provinsi Lampung dipolisikan, akibat aniaya pasutri.

11 Juni 2024 - 21:18 WIB

Trending di Daerah