Menu

Mode Gelap

Daerah · 29 Jul 2022 17:02 WIB

“Jum’at Keramat” Mantan Kadis PPPA, Dalduk, dan KB Resmi Jadi Tersangka Korupsi Dana BOKB

badge-check

Jurnalis


“Jum’at Keramat” Mantan Kadis PPPA, Dalduk, dan KB Resmi Jadi Tersangka Korupsi Dana BOKB Perbesar

 

Tanggamus, www.lampungheaelines.com – Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan, perlindungan anak pengendalian penduduk dan keluarga berencana (PPPA, DALDUK dan KB) Kabupaten Tanggamus, di tetapkan sebagai tersangka korupsi dana Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) Tahun 2020-2021 senilai Rp. 1,5 miliar rupiah, oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanggamus. Jum’at, 29/07/2022.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanggamus Yunardi SH, MH dengan di dampingi oleh Kasi Intelijen Yogie Verdika, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Wisnu Hamboro, Kasi Datun Vita Hesti Ningrum dan Kasi Pidum Ahmad Reza Guntoro, pada saat menggelar Konferensi pers dihadapan awak media.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Tanggamus Yunardi mengatakan, bahwa dari hasil penyidikan oleh tim penyidik Kejari Tanggamus, telah menetapkan salah satu tersangka yang mempunyai peran dan bertanggungjawab terkait dengan dugaan korupsi dana BOKB tahun anggaran 2020-2021 berinisial E.

” Dan tersangka berinisial E yang pada saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas P3A Dalduk dan KB Tanggamus Tahun 2020-2021. Pada saat ini tersangka tersebut masih aktif menjabat sebagai Kepala Dinas yakni di Dinas Perikanan Kabupaten Tanggamus,” ungkap Kajari Tanggamus ini.

Selain itu, dalam mengungkapkan hal dugaan yang dilakukan oleh tersangka, yaitu dengan cara mengumpulkan seluruh pihak pelaksana kegiatan program Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB), mulai dari Koodinator Penyuluh Kecamatan (Korluh), Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD), serta Sub pembantu pembina keluarga berencana Desa (Sub PPKBD) dan pihak Rumah Makan yang dijadikan objek pemotongan dari dana BOKB tersebut.

“Dari pemotongan tersebut mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Satu Miliar Lima Ratus Lima Puluh Satu Juta Enam Ratus Lima Puluh Empat Ribu Tujuh Ratus Enam Puluh Dua Rupiah (Rp 1.551.654.762), oleh sebab itu kita lakukan penetapan E sebagai tersangka dalam hal tersebut,” ungkap Yunardi.

Selanjutnya, Kasi Pidsus Wisnu Hamboro sebagai Koordinator Tim Penyidik Kejari Tanggamus menyampaikan, dari hasil penyidikan tim penyidik Bidang Pidsus Kejari Tanggamus berdasarkan surat perintah penyidikan nomor print 01/L.8.19/Fd. 2v/03/2022 telah menetapkan tersangka E terkait dugaan korupsi dana BOKB Tahun 2020-2021 dengan nomor surat TAP-86 / L.8.19/ Fd. 2/07/2022 pada tanggal 29 Juli 2022.

Tambah Wisnu, Tim Penyidik Kejari Tanggamus saat ini masih akan melakukan sejumlah pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi-saksi lainnya, dan tak menampik nantinya tersangka dalam kasus ini bisa bertambah lebih dari satu orang.

Dalam kasus ini juga, terhadap tersangka E saat ini disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (01) Jo. Pasal 18, Pasal 3 Jo. Pasal 18 dan atau pasal 12 huruf (e) Jo Pasal 18 Undang-undang nomor 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi yang mana telah diubah dengan Undang-undang nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan hukuman maksimal 20 Tahun dan minimal 4 tahun penjara.

” Untuk penahanan terhadap tersangka, tim penyidik masih berpedoman pada pasal 20 undang-undang hukum pidana sebagaimana tercantum alasan-alasan terkait penahanan, dan apakah bakal ada tersangka lain, kami masih terus berupaya mendalami apakah ada pihak-pihak yang lain nantinya yang akan kita bisa mintai atau dikenai pertanggung-jawaban dalam kasus tersebut,”Pungkas Wisnu.

Artikel ini telah dibaca 213 kali

Baca Lainnya

Raup 3.653 suara Dapil 1, Wandi Dipastikan Raih Kursi di DPRD Tanggamus

26 Februari 2024 - 08:51 WIB

Supriyadi menang hasil pleno Kecamatan, siap melenggang ke Kursi Legislatif

23 Februari 2024 - 15:11 WIB

Warga Laporkan Dugaan Money Politik di Kecamatan Sumberejo pada Pileg 2024 Ke Bawaslu Tanggamus

22 Februari 2024 - 09:04 WIB

Kakon Entah Dimana? DD Tahap III 2023 Pulau Benawang Tak Bisa dicairkan

19 Februari 2024 - 21:36 WIB

Mantap! 2.748 Suara Arief Munandar, TIM : yakin Jadi.

17 Februari 2024 - 11:49 WIB

Masyarakat Harapkan Supriyadi, Jadi Dewan Lagi, Kerja nyata nya terbukti.

17 Februari 2024 - 11:12 WIB

Trending di Daerah