Menu

Mode Gelap

Uncategorized · 1 Feb 2024 08:36 WIB

‘Mark-up’ Dugaan Anggaran BOS 2020-2022 SMP PGRI 1 Gunung Alip, APH Wajib Bertindak

badge-check

Jurnalis


‘Mark-up’ Dugaan Anggaran BOS 2020-2022 SMP PGRI 1 Gunung Alip, APH Wajib Bertindak Perbesar

Tanggamus, www.lampungheadlines.com – Alokasi penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di SMP PGRI 1 Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus, diduga telah terjadi Mark-up anggaran serta adanya kegiatan yang juga terindikasi ‘fiktif’, hal tersebut terjadi sejak lama dari Tahun 2020-2022, yang dilakukan oleh oknum di SMP PGRI 1 Gunung Alip setempat. Rabu, 31/01/2024.

Sekedar diketahui, anggaran dana bantuan operasional sekolah (BOS) dari Pemerintah ke Sekolah, sebagai biaya operasional non personalia bagi satuan pendidikan. Namun adanya informasi di SMP PGRI 1 Gunung Alip, yang dimana dalam pengelolaan dana BOS tersebut selama ini terjadi penggelembungan biaya atau di Mark-up dalam laporan SPJ.

Bahkan ada yang diduga sengaja di ‘fiktif’kan, Sebab pada tahun 2020 ketika virus pandemi Covid-19 merebak di Indonesia saat itu, berbagai kegiatan sekolah dibatasi bahkan ada yang di tiadakan oleh Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Daerah, namun yang terjadi di SMP PGRI 1 Gunung Alip malah sebaliknya.

Beberapa jenis anggaran kegiatan yang disinyalir telah di mainkan oleh oknum di SMP PGRI 1 Gunung Alip selama medio Tahun 2020-2022 mencapai angka ratusan juta rupiah, tentunya ini harus menjadi atensi khusus oleh pihak penegak hukum di Kabupaten Tanggamus, dan tak bisa dibiarkan saja hingga berlarut-larut, sebab adanya kerugian negara yang terjadi selama ini di Sekolah PGRI 1 Gunung Alip.

Salah satunya seperti penerimaan peserta didik baru, pengembangan perpustakaan, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler, kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran, administrasi kegiatan sekolah, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan, langganan data dan jasa, pemeliharaan sarana-prasarana sekolah, penyediaan alat multimedia pembelajaran dan pembayaran honor.

Ketika hendak di konfirmasi ke Kepala Sekolah (KS) SMP PGRI 1 Gunung Alip, Heri Purnomo terkait dugaan Mark-up dan adanya kegiatan fiktif dalam pengelolaan dana BOS selama ini, namun KS Heri Purnomo sedang ada agenda kegiatan diluar sekolah.

Kemudian para awak media mencoba menghubungi Kepala Sekolah tersebut melalui sambungan teleponnya di nomor 08526XXXXXXX, meski tersambung namun tak diangkat, dan pesan yang terkirim juga tak dibalasnya.

Untuk menindak lanjuti hal tersebut, dalam waktu dekat, para awak media ini akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, dan inspektorat Tanggamus, serta ke aparat penegak hukum (APH) di Kabupaten Tanggamus, seperti Kejaksaan Negeri dan Polres Tanggamus guna menindak lanjuti hal ini supaya ada efek jera kedepannya.

Artikel ini telah dibaca 31 kali

Baca Lainnya

Raup 3.653 suara Dapil 1, Wandi Dipastikan Raih Kursi di DPRD Tanggamus

26 Februari 2024 - 08:51 WIB

Warga Laporkan Dugaan Money Politik di Kecamatan Sumberejo pada Pileg 2024 Ke Bawaslu Tanggamus

22 Februari 2024 - 09:04 WIB

Kakon Entah Dimana? DD Tahap III 2023 Pulau Benawang Tak Bisa dicairkan

19 Februari 2024 - 21:36 WIB

Masyarakat Harapkan Supriyadi, Jadi Dewan Lagi, Kerja nyata nya terbukti.

17 Februari 2024 - 11:12 WIB

Masyarakat Tanggamus Doakan Prabowo-Gibran Menang Pilpres Satu Putaran

10 Februari 2024 - 22:02 WIB

Jelang Pemilu 2024, DPC PKB Tanggamus Siapkan 1.887 Saksi Pemenangan Pilpres dan Pileg

6 Desember 2023 - 08:45 WIB

Trending di Daerah