Menu

Mode Gelap

Daerah · 18 Mei 2022 00:24 WIB

Padatnya Lalin di Pringsewu Tak Kenal Waktu

badge-check

Jurnalis


Padatnya Lalin di Pringsewu Tak Kenal Waktu Perbesar

Keterangan: Padatnya Arus Lalu Lintas di Pringsewu pada malam hari, Selasa (17/5/22). (sumber foto: Anton H.)

Pringsewu, www.lampungheadlines.com – Kepadatan arus lalulintas di Jalan Lintas Barat Sumatera di wilayah Ibukota Kabupaten Pringsewu semakin meningkat. Kepadatan tersebut terkadang menimbulkan antrian kendaraan, bahkan tak jarang menimbulkan kemacetan di beberapa titik, bukan saja pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari, namun juga pada malam hari. Bukan saja terjadi pada saat musim arus mudik lebaran saja, namun juga pada hari-hari biasa.

Salah satu warga Pringsewu sebut Andre menuturkan, kepadatan arus lalulintas di wilayah ibukota Kabupaten Pringsewu, lebih disebabkan sempitnya ruas jalan di pusat kota. “Ditambah dengan masih bercampur-aduknya antara kendaraan lokal dengan kendaraan luar daerah, khususnya kendaraan-kendaraan besar seperti truk ekspedisi antarprovinsi yang masih bebas masuk ke dalam kota”,tuturnya, Selasa (17/5/22) malam.

Menurut Andre, di kota Pringsewu sebetulnya sudah ada Terminal Pasar Sarinongko di Jalan Pemuda Pringsewu, namun seperti tidak berfungsi.

“Bahkan, lebih dominan berfungsi sebagai pasar sayur mayur di dalam lokasi terminal tersebut”,kata Andre.

Sebagai warga Pringsewu, Andre berharap pemerintah daerah setempat dapat juga memasang traffic light atau lampu pengatur lalulintas di Simpang Terminal Pasar Sarinongko untuk mengurangi kesemrawutan lalulintas di lokasi tersebut, serta merealisasikan rencana pembangunan Jalan Lingkar. “Dengan demikian kendaraan-kendaraan besar seperti fuso dan kendaraan truk ekspedisi tidak perlu masuk ke dalam kota yang dapat menambah sesaknya lalulintas”,harapnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan, arus lalulintas di Jalur Lintas Barat Sumatera di ibukota Kabupaten Pringsewu, khususnya di Jalan A. Yani sehari-hari memang padat. Kepadatan bukan saja terjadi pada pagi atau siang hari, tetapi juga pada malam hari. Di beberapa titik, laju kendaraan sering tersendat, diantaranya di depan Mal Chandra Pringsewu dan beberapa titik lainnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 135 kali

Baca Lainnya

Selama tak ada HGU dan IUP , tak ada larangan masyarakat menanam di Lahan Tanjung Kemala Desa Tamansari

13 April 2024 - 10:40 WIB

DPRD Tanggamus Gelar Paripurna, Empat Raperda Ditetapkan Jadi Perda

28 Maret 2024 - 12:29 WIB

Gubernur Lampung Kunker Ke Tanggamus, Resmikan Operasi Pasar Murah dan Bagikan Bantuan Bagi Masyarakat

26 Maret 2024 - 09:52 WIB

MAHUSA DAN WALHI GERAK AKSI TANAM 1000 BIBIT MANGROVE PULIHKAN KOTA BANDAR LAMPUNG

17 Maret 2024 - 22:47 WIB

Baznas Serahkan Bantuan 1 Unit Motor Untuk Tukang Kopi Keliling

8 Maret 2024 - 16:35 WIB

Pemkab Tanggamus Gelar Bazar Pasar Murah, Diskoperindag: Masyarakat Cukup Antusias

8 Maret 2024 - 09:21 WIB

Trending di Daerah