Menu

Mode Gelap

Uncategorized · 28 Okt 2023 15:55 WIB

Tak Jelas! 4,5 Hektare Calon TPA Sampah Pugung Mandek, Sudah 3 Tahun Sertifikat Urung Terbit, Sengaja?

badge-check

Jurnalis


Tak Jelas! 4,5 Hektare Calon TPA Sampah Pugung Mandek, Sudah 3 Tahun Sertifikat Urung Terbit, Sengaja? Perbesar

Tanggamus, www.lampungheadlines.com – Rencana pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Pekon Pungkut, Kecamatan Pugung oleh Pemkab Tanggamus hingga tahun 2023 ini belum juga terlaksana, padahal pembelian lahan seluas 4,5 hektare tersebut telah dilakukan pelunasan 3 tahun lalu oleh Pemkab Tanggamus, akan tetapi tak ada tanda-tanda progres lanjutan. Sabtu, 28/10/2023.

Hal ini disinyalir adanya permainan dan di sengaja dilakukan pembiaran serta tanpa adanya kejelasan sehingga prosesnya mandek bertahun-tahun, terkait status kepemilikan lahan memang telah dimiliki Pemkab Tanggamus, namun surat sertifikat lahan tanah tersebut belum terbit hingga kini. Dimana wacana DLH Tanggamus sudah jauh-jauh hari dalam Pembangunan TPA Sampah Pugung nanti bakal menerima bantuan anggaran dana dari Pusat yang cukup besar hingga puluhan milyar rupiah, namun dengan melampirkan persyaratan utama yaitu dokumen sertifikat lahan tanah tersebut.

Wacana Program pembangunan TPA Sampah tersebut di godok sejak era Bupati Tanggamus Dewi Handajani di tahun 2020, dengan fungsi sebagai tempat pengolahan dan pengelolaan sampah untuk wilayah timur, seperti Kecamatan Pugung sendiri, Talang Padang, Pulau Panggung, Bulok, Gisting, Gunung Alip, Ulu Belu dan Air Naningan.

Selama ini sampah-sampah diangkut ke TPA Kalimiring Kecamatan Kota Agung Barat dengan jarak tempuhnya cukup panjang. Dan adanya wacana Pembangunan TPA sampah Pugung agar bisa mengcover atau membantu TPA sampah Kalimiring di Kota Agung Barat, yang puluhan tahun menampung sampah-sampah di wilayah kabupaten Tanggamus.

Ketika disambangi Sekretaris Dinas Lingkungan hidup Tanggamus A. Rahman, ia mengaku bahwa progresnya sudah lengkap, saat ini pihak LH sudah melengkapi dokumen administrasinya, akan tetapi hingga kini sertifikat lahan tanah tersebut belum terbit. Dalam hal ini dinas yang membidangi ialah PUPR Tanggamus.

” Pengadaan Lahan dilakukan pada tahun 2019 oleh Dinas PUPR, sampai sekarang sertifikat lahan itu belum terbit. Lahan itu statusnya sudah milik Pemkab Tanggamus saat ini. Cuman status kepemilikan belum ada sertifikat, untuk lebih jelasnya bisa ditanyakan langsung ke PUPR, ya,”katanya.

Masih kata Rahman, DLH pun merasa bingung apa yang menjadi kendala dalam prosesnya, dan
sudah kerap berulang kali menanyakan hal tersebut ke pada dinas PUPR. Selain itu juga melacak langsung ke kantor Notaris di Talang Padang, pihak notaris menyatakan bahwa mereka belum menerima berkas yang di usulkan, sedangkan PUPR mengatakan sudah. Memang benar ada surat pernyataan dari sana akan di proses, tetapi belum ada nampak ada kejelasan.

” Untuk pengajuannya di pusat minimal ada surat pernyataan dari BPN yang menyatakan bahwa sertifikat masih dalam proses. Kita menunggu surat itu lagi guna pengajuan proposal ke pusat bertujuan untuk pembangunan TPA sampah di Pugung melalui dana APBN atau dana alokasi khusus (DAK)

Seluruh persyaratan semuanya telah siap, seperti dokumen lingkungan, detail engineering design (DED), jalan pun sudah dibuka melalui TMMD. Sertifikat tersebut penting karena sebagai syarat administrasi jika pembangunan TPA sampah di Pugung berlangsung. Sekaligus sebagai syarat untuk mengajukan permintaan bantuan ke Pemerintah pusat,”ucap Sekretaris DLH.

Mengapa pembangunan TPA pugung mengharapkan dana dari pusat, Menurut Rahman, disebabkan Pembangunan TPA itu menelan biaya cukup besar, dan tak mungkin di anggarkan melalui APBD kabupaten Tanggamus.

” Untuk saat ini TPA sampah Kalimiring masih menampung sampah-sampah dari berbagai kecamatan, namun apabila pembangunan TPA Sampah Pugung nantinya beroperasi pastinya sampah dari daerah Airnaningan, Pugung tak sekitarnya tak perlu lagi ke TPA sampah Kalimiring. Sebab telah kami prediksi TPA sampah Kalimiring akan over kapasitas dalam waktu 5 tahun kedepan,”tutup Rahman.

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya

Peringati HUT Tanggamus Ke-27 Dan Provinsi Lampung Ke-21, Pemkab Gelar Jalan Sehat

26 Maret 2024 - 09:58 WIB

Baznas Serahkan Bantuan 1 Unit Motor Untuk Tukang Kopi Keliling

8 Maret 2024 - 16:35 WIB

Pemkab Tanggamus Gelar Bazar Pasar Murah, Diskoperindag: Masyarakat Cukup Antusias

8 Maret 2024 - 09:21 WIB

Raup 3.653 suara Dapil 1, Wandi Dipastikan Raih Kursi di DPRD Tanggamus

26 Februari 2024 - 08:51 WIB

Warga Laporkan Dugaan Money Politik di Kecamatan Sumberejo pada Pileg 2024 Ke Bawaslu Tanggamus

22 Februari 2024 - 09:04 WIB

Kakon Entah Dimana? DD Tahap III 2023 Pulau Benawang Tak Bisa dicairkan

19 Februari 2024 - 21:36 WIB

Trending di Daerah