Menu

Mode Gelap

Daerah · 15 Nov 2023 05:51 WIB

Wujudkan Koperasi Modern, Diskoperindag Tanggamus Gelar Pendidikan dan Pelatihan PK2UMK Akuntansi

badge-check

Jurnalis


Wujudkan Koperasi Modern, Diskoperindag Tanggamus Gelar Pendidikan dan Pelatihan PK2UMK Akuntansi Perbesar

Tanggamus, www lampungheadlines.com – Dalam rangka mewujudkan koperasi modern, Kementerian Koperasi dan UKM berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia Koperasi dan UKM melalui pelatihan, pendampingan serta layanan bantuan dan pendampingan hukum melalui Program Peningkatan Kapasitas Koperasi dan Usaha Mikro dan Kecil (PK2UMK). Selasa, 14/11/2023.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tanggamus Hj Retno Noviana Damayanti, dihadapan peserta kegiatan pelatihan dan pendidikan akuntansi bagi koperasi (PK2UMK), anggaran bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) Tahun 2023. Bertempat di hotel Urban Style Pringsewu.

Dengan tujuan salah satunya ialah sebagai upaya yang dilakukan secara terarah dan berkesinambungan, untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas dalam rangka meningkatkan SDM Koperasi dan UKM. Memberi dukungan bagi pengembangan SDM Koperasi dan UKM, Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam 55 aksi Bupati Tanggamus sangat konsisten dalam pembinaan dan pengembangan koperasi yaitu mengembangkan koperasi di bidang pertanian, peternakan, perikanan, nelayan, ukm dan pedagang pasar.

“Dan dalam mendukung 55 aksi Bupati bidang koperasi tersebut, Diskoperindag
melaksanakan program peningkatan kuantitas dan kualitas kelembagaan
koperasi dan UKM, yang salah satu kegiatannya adalah pengembangan dan
Peningkatan sumber daya manusia koperasi dan UKM,”ungkap Kadis Koperindag.

Lanjut Retno, pembangunan koperasi perlu diarahkan sehingga semakin berperan dalam perekonomian nasional, pembinaan koperasi pada dasarnya dimaksudkan untuk mendorong agar koperasi menjalankan kegiatan usaha dan berperan utama dalam kehidupan ekonomi rakyat.

Pengembangannya diarahkan agar koperasi benar-benar menerapkan prinsip koperasi, sehingga koperasi akan tumbuh sebagai organisasi yang mantap, demokrasi, otonom, partisipatif dan berwatak sosial, pemberian status badan hukum koperasi, pengesahan perubahan anggaran dasar dan pembinaan Koperasi merupakan wewenang dan tanggungjawab Pemerintah. Namun demikian tidak berarti bahwa Pemerintah mencampuri urusan internal koperasi dan tetap memperhatikan kemandirian koperasi.

” Dari data yang ada, sampai akhir tahun 2022 jumlah koperasi di Kabupaten
Tanggamus sebanyak 245 unit, jumlah koperasi yang aktif 100 unit, yang tidak
aktif 145 unit, dari 100 yang aktif baru 35 Koperasi yang melaksanakan RAT (± 35 %) sehingga masih jauh dari harapan pemerintah. Dari evaluasi dinas, ada beberapa alasan koperasi tidak melaksanakan RAT diantaranya, ketidak mampuan pengurus/pengelola dalam menyajikan Laporan Keuangan yang tidak sesuai dengan standar akuntansi koperasi. Ketidak mampuan Pengurus untuk membuat program kerja dan rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi (RAPBK), serta Ketidak tahuan pengurus tentang tata cara pelaksanaan rapat anggota Tahunan (RAT),”tandas Retno.

Kemudian, dari kelima alasan koperasi tidak melaksanakan rapat anggota tahunan tersebut, yang paling dominan adalah ketidak mampuan Pengurus dalam menyusun laporan keuangan, hal tersebut dikarenakan belum tersedianya SDM di Koperasi yang Menguasai Pembukuan Keuangan berbasis Akuntansi Koperasi.

Untuk itu Dinas mengusulkan agar Program Peningkatan Kapasitas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (PK2UMK), dengan melaksanakan pelatihan akuntansi koperasi, dengan tujuan pengurus koperasi terutama yang baru, mampu menyusun laporan keuangan sesuai Akuntansi Koperasi dan mampu melaksanakan rapat anggota tahunan, yang merupakan salah satu indikator koperasi tersebut aktif dan pengurus melaksanakan kewajibannya.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan, sektor keuangan (P2SK) telah ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia mulai berlaku sejak tanggal 12 Januari 2023, yang antara lain mengatur pelaksanaan penilaian usaha simpan pinjam oleh Koperasi. Penilaian ini untuk mengidentifikasi usaha simpan pinjamnya bersifat tertutup atau terbuka, yang hasilnya harus disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) paling lambat 12 Januari 2025.

” Undang- Undang P2SK membedakan secara tegas usaha simpan pinjam Koperasi yang bersifat tertutup dari, untuk dan oleh anggota (close loop) dengan Koperasi yang berkegiatan di sektor jasa keuangan. Koperasi jasa keuangan dapat memberikan layanan kepada masyarakat secara luas dan terbuka, bukan hanya kepada anggota (open loop) sesuai ketentuan peraturan di sektor jasa keuangan, seperti, Koperasi BPR, Koperasi LKM, koperasi jasa pembiayaan dan lain-lain,”ucap Mantan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Tanggamus ini.

Tambah Retno, koperasi yang bersifat terbuka melayani masyarakat yang bukan anggota Koperasi (open loop) diberikan kesempatan untuk mengubah layanan usaha dan tata kelola usahanya, menjadi usaha simpan pinjam Koperasi yang bersifat tertutup sampai dengan Juni 2024, sehingga saat diverifikasi kembali pada tengah tahun 2024 sampai dengan 11 Januari 2025, telah
menjadi koperasi yang bersifat tertutup (dari, oleh dan untuk anggota dan Koperasi lain). Dalam pelaksanaan Pernyataan Mandiri (Self Declare) oleh Pengurus KSP/KSP-PS/USP/USP-PS di Kabupaten Tanggamus.

Oleh Pemerintah baik Pusat maupun Daerah, menciptakan dan mengembangkan kondisi yang mendukung pertumbuhan dan pemasyarakatan koperasi serta memberikan bimbingan dan kemudahan serta perlindungan terhadap kegiatan
koperasi. Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus melalui Rencana Strategis 2018 – 2023 mencanangkan 6 (enam) Program Kegiatan yang dilaksanakan di bidang koperasi.

” Pertama, program Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi dan UKM. 2. Program Pengembangan Sistem Pendukung Usaha Industri Kecil dan Menengah dan Koperasi,
3. Program peningkatan kualitas pengelola usaha simpan pinjam program penggunaan dan pemasaran produk dalam negeri. 5. program pendidikan dan latihan perkoperasian. 6. Program pemberdayaan dan perlindungan koperasi,”tandas Retno.

Artikel ini telah dibaca 51 kali

Baca Lainnya

Terang benderang, usai gelar RDP, DPRD Pesawaran segera rekomendasi Kades Tamansari buatkan Sporadik.

17 Mei 2024 - 18:45 WIB

Kunjungi DPC PKB, Dewi Handajani Serahkan Berkas Pendaftaran Bacabup Tanggamus

8 Mei 2024 - 17:04 WIB

Kemenhub Kunjungi Dermaga Batu Balai, di Dukung Gubernur, Dishub Tanggamus: Yakin Segera Beroperasi

8 Mei 2024 - 16:58 WIB

Pastikan Kesehatan dan Keselamatan Petugas Pemilu, Diskes Tanggamus Bentuk P3K

7 Mei 2024 - 21:59 WIB

Halal Bihalal PKB Tanggamus, Irwandi: Kebersamaan Harus Selalu Kita Jaga

30 April 2024 - 21:00 WIB

Dua Mantan Bupati Tanggamus Ambil Formulir pendaftaran Bacabup di Kantor PKB

29 April 2024 - 21:48 WIB

Trending di Daerah