Menu

Mode Gelap

Daerah · 1 Mar 2022 20:22 WIB

Ancam Ribuan Lahan Pertanian, Irwandi Minta Pemkab Segera Lakukan Penanganan Sungai Way Belu Dan Way Ngarip

badge-check

Jurnalis


Ancam Ribuan Lahan Pertanian, Irwandi Minta Pemkab Segera Lakukan Penanganan Sungai Way Belu Dan Way Ngarip Perbesar

Tanggamus, Lampungheadlines.com – Sungai Way Belu dan Sungai Way Ngarip Kecamatan Kota Agung Barat, yang mengalami pengikisan bibir sungai akibat dampak banjir, menjadi perhatian serius dari DPRD kabupaten Tanggamus. Sebab kedepan akan dapat mengancam pemukiman penduduk dan lahan persawahan masyarakat disana. Selasa, 01/03/2022.

 

Hal tersebut diketahui, setelah dilakukan peninjauan ke lapangan oleh Wakil Ketua I DPRD Tanggamus Irwandi Suralaga,S.Ag, dengan didampingi Anggota DPRD fraksi PKB Helmi, bersama dengan Dinas PUPR, Dinas Pertanian, BPBD Tanggamus, Kecamatan Kota Agung Barat, Kepala Pekon Belu Jonlie serta masyarakat.

 

Menurut Irwandi, kerusakan yang disebabkan dari dampak banjir tersebut, membuat Sungai Way Belu dan Sungai Way Ngarip mengalami pengikisan pada bibir sungai, untuk itu ia meminta kepada dinas terkait untuk segera dapat dilakukan penanganan secara teknis, sebab saat ini para petani tengah memasuki masa tanam padi, karena apabila di biarkan dikhawatirkan kedua sungai ketika sewaktu-waktu meluap, dan menghantam dinding sungai yang telah menipis.

 

” Untuk itu supaya segera dilakukan penanganan secara teknis oleh dinas terkait, ditakutkan apabila terjadi banjir lagi, dinding sungai yang telah menipis ini tak sanggup lagi menahan terjangan arus sungai yang meluap, maka dapat mengancam ribuan hektar lahan persawahan warga yang bisa saja tenggelam, serta mengakibatkan petani bisa gagal panen, bukan tak mungkin pemukiman penduduk dapat terkena imbasnya,”Ungkap legislatif dari PKB tersebut.

 

Untuk itu, Irwandi juga langsung berkordinasi dengan BPBD Tanggamus, agar supaya dapat segera memberikan penanganan, dengan melakukan normalisasi kedua sungai tersebut. Selain itu juga ia juga akan secepatnya menggelar diskusi dengan dinas-dinas terkait, guna membahas langkah antisipasi banjir serta kondisi dari sungai Way Belu dan Sungai Way Ngarip.

 

” Kita akan membahas langkah antisipasi dan penanganan secepatnya, sebab kondisi sungai-sungai ini sudah mengkhawatirkan, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa dilakukan penanganan secepat mungkin, sebab dampaknya terhadap kehidupan masyarakat kita disini,”Pungkas Ketua PKB Tanggamus ini.

 

Sementara itu, Kepala Pekon Belu Jonlie berharap, supaya Pemkab Tanggamus melalui dinas terkait, dapat segera melakukan normalisasi pada kedua sungai tersebut, sebab masyarakat tengah memasuki masa tanam padi, namun yang menjadi kekhawatiran masyarakat ialah jarak antara sungai dan lahan pertanian sudah sangat menipis, apabila tak dilakukan penanganan secepatnya, dapat menyebabkan kerugian bagi para petani maupun masyarakat.

 

” Masa tanam pada sempat mengalami penundaan disebabkan adanya pembangunan irigasi, sehingga para petani baru melakukan penanaman padi, apabila banjir terjadi maka kerugian para petani sangat besar akibat lahan persawahan mereka rusak dan dampaknya ribuan hektar lahan pertanian bisa gagal panen,”Ucapnya.

 

Terpisah, Camat Kota Agung Barat Firdaus ketika dihubungi mengatakan bahwa, perlu perhatian khusus dari Pemkab Tanggamus terhadap kondisi kedua sungai tersebut, dan mengharapkan usai ditinjau oleh DPRD Tanggamus bisa secepatnya dilakukan penanganan serius dari dinas terkait. Peninjauan oleh DPRD hari ini diwakilkan stap Kecamatan, sebab dirinya tengah menghadiri kegiatan Musdes di Pekon Tanjung Agung.

 

” Saya sangat mengharapkan secepatnya dilakukan penanganan, sungai-sungai tersebut merupakan wewenang dari Provinsi Lampung, mudah-mudahan segera ada perbaikan sebagaimana mestinya,”Tutup Camat.

Artikel ini telah dibaca 97 kali

Baca Lainnya

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Tanggamus Laksanakan Tanam Pohon di Pugung

15 Juni 2024 - 09:48 WIB

Pemkab Tanggamus dan PGE-Area Ulu Belu Gelar Restorasi Lahan Kritis di Hari Lingkungan Hidup Sedunia

14 Juni 2024 - 08:27 WIB

Oknum ASN Kesbangpol Provinsi Lampung dipolisikan, akibat aniaya pasutri.

11 Juni 2024 - 21:18 WIB

Pemkab Tanggamus Bangun Dua Unit Jembatan Penghubung Antar Pekon Dalam Kecamatan

10 Juni 2024 - 08:00 WIB

MPAL Lampung, dukung penuh pelaporan terhadap MPAL Pesawaran ke APH oleh para Tokoh Adat

9 Juni 2024 - 11:44 WIB

Miris MPAL Pesawaran yang harusnya jadi contoh Lembaga resmi, justru diduga Abal-abal. Kesbangpol Kecolongan.

8 Juni 2024 - 10:09 WIB

Trending di Daerah