Menu

Mode Gelap

Daerah · 12 Apr 2022 01:12 WIB

Bupati Tanggamus Paparkan Program dan Inovasi Unggulan Ke Tim Penilai PPD, Optimis Masuk 3 Besar Nasional

badge-check

Jurnalis


Bupati Tanggamus Paparkan Program dan Inovasi Unggulan Ke Tim Penilai PPD, Optimis Masuk 3 Besar Nasional Perbesar

Tanggamus, Lampungheadlines.com – Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, Mengikuti secara Virtual Penilaian Tahap III Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2022 Kabupaten Tanggamus dari Deputi Bidang Pemantauan Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional /Bappenas RI, oleh Tim Penilai Independent (TPI), Tim Penilai Utama (TPU) dan Tim Penilai Teknis (TPT) Pusat. Bertempat di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah, Senin, 11/4/2022.

Hadir juga Ketua DPRD Heri Agus Setiawan ,Wakil Ketua I DPRD Tedi, Sekretaris Daerah Drs. Hamid Heriansyah Lubis, Para Asisten, Kepala Bappelitbang Hendra Wijaya Mega, serta jajaran Kepala OPD terkait, Ketua TP PKK Hj. Sri Nilawati Syafi’i, Ketua Dharma wanita/GOW Ny. Nuraini Lubis, Camat, Kepala Pekon Penanggungan Gunung Alip, Pimpinan Instansi Vertikal/ BUMN/ BUMD/Swasta se-Kabupaten Tanggamus, Unsur Perguruan Tinggi, Tokoh Pemuda, dan insan PERS.

Hadir secara Virtual Tim Penilai Independen Ir. Syahrial Loclan, MCP., Prof. Ir. Tommy Firman, M.Sc. pH.D, Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, M. EC, Ahmad Misbakhul Hasan, Dr. hayati Sari Hasibuan, Tim Penilai Utama/Moderator: Dr. Ir. Suprayoga Hadi, MSP. Turut hadir secara langsung di Kabupaten Tanggamus dari Tim Penilai Utama Dr. Ir. Arif Haryana, M.Sc, Tim Penilai Teknis/Sekretariat PPD Nasional Bimo Fachrizal Arvianto, MIT, Tim Penilai Teknis/Sekretariat PPD Nasional Dewi Nurlina SE.

Adapun rangkaian kegiatan, diawali mengikuti penilaian tahap III PPD Tahun 2022 secara virtual, kemudian dilanjutkan dengan melihat kondisi Ambulance Pekon dan mobil Perpustakaan Keliling Bunda Literasi di halaman kantor Bupati, selain itu turut meninjau Pelayanan Kesehatan Lansia (Program KLT) di Pekon Talang Rejo Kotaagung Timur, juga Program Unggulan Objek Wisata bersama di Air Terjun Way Lalaan bersama Tim Penilai Tahap III PPD Tahun 2022 bersama Bupati Tanggamus serta jajaran lainnya.

Dalam penyampaiannya Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, ia mengatakan bahwa sebagai Kepala Daerah tentunya sangat mendukung sekali dan mengapresiasi atas diselenggarakannya penilaian ini, sebab akan terus semakin memacu seluruh komponen di Kabupaten Tanggamus, untuk menggali serta mengembangkan potensi daerah yang dimiliki, dengan menyusun berbagai perencanaan pembangunan agar semakin lebih baik lagi, dengan tetap konsisten, komprehensif, terukur, serta dapat dilaksanakan untuk mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan, dan melalui hal kegiatan ini para jajaran Pemerintah Kabupaten Tanggamus, dapat memperoleh berbagai masukan-masukan positif yang dapat berguna bagi perkembangan, serta upaya pembenahan maupun perbaikan di waktu yang akan datang.

” Alhamdulillah, Kabupaten Tanggamus saat ini telah masuk ke dalam Penilaian Tahap III, yakni Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2022 di tingkat nasional. Untuk itu, dengan mewakili jajaran Pemkab Tanggamus mengucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga, atas kepercayaan dari seluruh jajaran Bappenas dan Tim Penilai, semoga Tanggamus dapat mengikuti tahapan verifikasi di lapangan dengan baik dan lancar,”Ucap Bunda Dewi.

Oleh karena itu Pemkab Tanggamus akan terus berupaya dengan menjalankan sinergitas melalui berbagai program -program yang kolaboratif, seperti dalam bidang pendidikan, kesehatan dan perekonomian, seperti salah satu program yaitu semua bisa sekolah (SBS), selain itu Pemkab Tanggamus juga telah melaksanakan program Semua Bisa Kuliah, yang merupakan hasil kerjasama Pemkab Tanggamus melalui Dinas Pendidikan bekerjasama dengan Perguruan Tinggi, khususnya bagi para guru sekolah serta tenaga Kependidikan lainnya, hal tersebut sebagai upaya Pemerintah Daerah guna meningkatkan IPM Kabupaten Tanggamus.

Selain itu, terkait dengan pelaksanaan Inovasi Pembangunan Daerah, saat ini Kabupaten Tanggamus telah melaksanakan lebih dari 350 inovasi, sebagai bukti pada tahun 2020 dan 2021 secara konsisten Kabupaten Tanggamus masuk kedalam Top 10 Innovative Government Award (IGA) serta masuk pada penilaian PPD Tahun 2022, dengan mengedepankan Inovasi salah satunya adalah program “Bumil Ceria” yang telah mulai dilaksanakan pada awal tahun 2020 kemarin.

Program Kebaruan atau novelty dari program Inovasi “Bumil Ceria” tersebut, berupa sebuah pelayanan yang telah diberikan bukan hanya sebatas pelayanan ibu hamil sampai melahirkan dengan selamat, akan tetapi di integrasikan dengan upaya-upaya dalam pencegahan stunting bagi kaum ibu-ibu hamil, agar supaya tumbuh kembang janin dalam kandungan mereka tersebut dapat dipantau secara berkala. Sehingga dengan dilakukannya pelaksanaan inovasi ini, supaya dapat mengoptimalkan penurunan seperti angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB) dan prevalensi Stunting, serta di samping itu juga inovasi program “Bumil Ceria” telah dikolaborasikan dengan 13 inovasi lain yang terkait.

Program tersebut, juga turut disinergikan dengan program unggulan daerah lainnya, dan diharapkan nantinya pada jangka panjang akan dapat mampu untuk meningkatkan kualitas SDM yang berdaya saing, sehingga Kabupaten Tanggamus dapat berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas pada tahun 2045.

” Mohon doanya apa yang menjadi inovasi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus ini, bisa mendapatkan apresiasi oleh pemerintah pusat, hal ini merupakan komitmen kita bersama guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, hari ini telah dilakukan berbagai verifikasi dan tanya jawab dengan jajaran stakeholder, kemudian besok akan dilaksanakan verifikasi ke lapangan. Kami berharap Tanggamus bisa masuk di lima besar, tetapi terpenting adalah program kami bisa memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, supaya bisa di jadikan sebuah indikator serta motivator kedepannya, apabila bisa meraih sebuah penghargaan dari pemerintah pusat, dan kita cukup optimis bisa masuk ke tingkat nasional,”Tandas Bupati.

Sementara Kepala Bappelitbang Tanggamus Hendra Wijaya Mega, ketika pada sesi wawancara oleh awak media, ia mengungkapkan kegiatan ini merupakan rangkaian dari proses tahapan penilaian 10 besar nasional dalam perencanaan pembangunan daerah tahap III, serta proses penilaian ini memiliki poin sesuai kriteria penilaian, ada sebanyak 45 persen masuk tahapan verifikasi lapangan nantinya, yang akan dilaksanakan pada esok harinya.

Dan Pemkab Tanggamus menggandeng BPS, terkait dengan angka pengentasan kemiskinan dan angka IPM, yang akan menjadi fokus utama kedepan nantinya, dalam penurunan angka stunting dari 29, 86 persen menjadi 25 persen, dengan adanya program Inovasi ” Bumil Ceria”, serta berkolaborasi dengan 13 inovasi lainnya. Hendra berharap program-program tersebut bisa dapat berhasil, dengan menurunnya angka stunting pada anak di tahun depan mencapai 14 persen, demikian juga komitmen para jajaran Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui program maupun inovasi unggulannya, bisa dapat dalam mendukung visi Indonesia emas Tahun 2045, dan akan turut pula di sokong oleh program-program unggulan lainnya salah satunya adalah di dalam sektor pariwisata.

” Program unggulan yang bakal masuk dalam tiga besar tingkat nasional ini adalah program “Bumil Ceria”, dimana program ini telah berkolaborasi dengan 13 program Inovasi yang ada lainnya. Dan telah mendapatkan apresiasi dari tim juri penilaian, dan mudah mudahan dengan program ibu hamil cerdas, inisiatif dan aman tersebut, bisa dapat menurunkan dan menekan jumlah angka kematian pada ibu dan anak, hal ini yang menjadi bagian dari inovasi kita, dalam mensejahterakan masyarakat Kabupaten Tanggamus khususnya mendorong angka kematian yang disebabkan oleh stunting,”Ungkap Hendra.

” Kami sangat optimis bisa masuk dalam tiga besar Nasional, dengan data yang didukung dari BPS, tentang hal-hal apa yang harus dilakukan, selain itu juga dengan adanya dukungan dari semua dunia usaha dan Pers/Media, yang menjadi sebuah motivasi kami Pemkab Tanggamus, untuk terus melangkah kedepannya dan mempromosikan seluruh potensi unggulan di Kabupaten yang berjuluk Bumi Begawi Jejama ini,”Pungkas Kepala Bappelitbang Hendra Wijaya Mega. (Rudi)

Artikel ini telah dibaca 78 kali

Baca Lainnya

Selama tak ada HGU dan IUP , tak ada larangan masyarakat menanam di Lahan Tanjung Kemala Desa Tamansari

13 April 2024 - 10:40 WIB

DPRD Tanggamus Gelar Paripurna, Empat Raperda Ditetapkan Jadi Perda

28 Maret 2024 - 12:29 WIB

Gubernur Lampung Kunker Ke Tanggamus, Resmikan Operasi Pasar Murah dan Bagikan Bantuan Bagi Masyarakat

26 Maret 2024 - 09:52 WIB

MAHUSA DAN WALHI GERAK AKSI TANAM 1000 BIBIT MANGROVE PULIHKAN KOTA BANDAR LAMPUNG

17 Maret 2024 - 22:47 WIB

Baznas Serahkan Bantuan 1 Unit Motor Untuk Tukang Kopi Keliling

8 Maret 2024 - 16:35 WIB

Pemkab Tanggamus Gelar Bazar Pasar Murah, Diskoperindag: Masyarakat Cukup Antusias

8 Maret 2024 - 09:21 WIB

Trending di Daerah