Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 29 Agu 2023 08:15 WIB

Pemkab Tanggamus Terima Audensi Paguyuban PLNRK Dan ASIB, Demi Wujudkan Kabupaten Lumbung Ternak

badge-check

Jurnalis


Pemkab Tanggamus Terima Audensi Paguyuban PLNRK Dan ASIB, Demi Wujudkan Kabupaten Lumbung Ternak Perbesar

Tanggamus, www.lampungheadlines.com – Pemkab Tanggamus menerima audensi sekaligus bersilahturahmi dengan Paguyuban Peternak Laskar Ngarit Rojo Koyo (PPLNRK), dan Asosiasi Inseminator Buatan (ASIB). Yang bertempat di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Sekretariat Pemkab Tanggamus. Senin, 28/08/2023.

Audensi dan silahturahmi diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tanggamus Hamid Heriansyah Lubis, Kadis Peternakan dan Perkebunan Tanggamus M. Dhani Riza, Kepala BKPSDM Aan Derajat, Sekretaris BPKAD Andriansyah.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Paguyuban Peternak Laskar Ngarit Rojo Koyo (PPLNRK) Tanggamus yang kerap di sapa Mas Bejo tersebut, menyampaikan bahwa laskar PPLNRK pada tahun 2019 pernah ada wacana besar yang akan dilaksanakan, namun hal tersebut terbentur dengan adanya pandemi Covid-19, pada akhirnya hal itu urung dilakukan. Dengan adanya laskar PPLNRK ia berharap para peternak di Kabupaten Tanggamus bisa lebih maju, selain itu agar terwujudnya masyarakat peternak yang mandiri, mapan dan menjaga pencemaran lingkungan.

” Misi kami adalah untuk mengembangkan pola pikir peternak agar mewujudkan budidaya peternak yang ramah lingkungan, peternak yang modern, meningkatkan jaringan pasar peternak, dengan motto kami beternak itu indah dan menyenangkan,”jelasnya.

Sama halnya di ungkapkan ketua Asosiasi Inseminator Buatan (ASIB) Tanggamus, Sukarman, bahwa laskar ini merupakan hasil pembicaraan petugas lapangan dengan peternak, karena hasil panen dan kebun sudah tidak maksimal seperti dahulu, saat ini mayoritas warga sudah mempunyai ternak, dan berharap agar disatukan dalam satu wadah, sebab para peternak ini merasa satu nasib serta memang selama ini mereka beternak dilakukan secara mandiri, baik dari modal maupun perkembangannya.

Dan mengapresiasi sekaligus berterimakasih kepada Pemkab Tanggamus khususnya Sekda Tanggamus yang telah menganggarkan sebanyak 25 unit kendaraan operasional bagi petugas di lapangan (penyuluh) serta petugas inseminator yang ada di Kabupaten Tanggamus.

” Dimana Kami setiap harinya melakukan door to door ketika kelapangan, karena waktu kami tidak terbatas/kapan saja. Selain itu inseminator punya tujuan membantu program pemerintah dalam bidang peternakan, karena kami pun merupakan salah satu ujung tombak yang berinteraksi langsung kepada masyarakat, kami kedepan mempunyai target agar 1 pekon 500 sapi, agar tanggamus bisa menjadi Kabupaten lumbung ternak,”ungkapnya.

Sementara itu, menanggapi penyampaian ketua PPLNRK dan ASIB, Sekretaris Daerah (Sekda) Hamid Heriansyah Lubis mengatakan, agar membuat agenda jadwal guna pengukuhan Paguyuban Peternak Laskar Ngarit Rojo Koyo (PPLNRK), di Pekon Banjarmasin, Kecamatan Bulok pada tanggal 05 September 2023 mendatang. Lalu usulan terkait P3K tahun ini memang sudah ada formasinya, dan di tahun yang akan datang Pemkab Tanggamus akan memfasilitasi usulan penambahan formasi melalui Kementerian PNRB melalui BKPSDM.

” Harapan kita bersama ialah, agar peternakan di Kabupaten Tanggamus masuk dalam program prioritas Pemerintah Daerah, baik itu ternak sapi maupun kambing, agar kedepannya dapat menjadi potensi unggulan khususnya dari sektor peternakan dan menjadi pemasok daging, hal ini merupakan salah satu program yang masuk dalam 55 Aksi Bupati Tanggamus,”kata Sekda.

Selain itu, pokok-pokok pikiran maupun ide yang ada pada Laskar PPLNRK, yang bertujuan untuk menyatukan dalam satu Kelompok Peternak yang ada di kabupaten tanggamus ini, akan terlebih dahulu di lakukan percobaan untuk melihat hasilnya yang lebih baik, dibandingkan dengan berternak dilokasi dekat rumah masyarakat yang hanya berjumlah 1 sampai 2 ekor saja. Di karnakan personel atau petugas peternakan sangat-sangat terbatas, dengan adanya di satukan seperti ini bisa dapat menghemat waktu dan lebih efektif, ketimbang beternak secara mandiri, maka dari itu diperlukan satu percontohan Gapoktan yang berhasil mewujudkannya.

Selanjutnya, Masih kata sekda, terkait dengan mesin-mesin Manufaktur limbah pertanian dapat membantu dengan memanfaatkan untuk pakan ternak, hal itu tentunya untuk bisa dapat menjadi kajian dari teman-teman penyuluh. Dengan adanya Laskar PPLNRK ini diharapkan kedepan dapat menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi guna dapat melakukan semacam pelatihan-pelatihan.

” Dimana Perguruan Tinggi tersebut biasanya mempunyai program kemasyarakatan, bila perlu para mahasiswa peternakan yang telah masuk semester akhir kita dapat usulkan ditempatkan di kabupaten tanggamus, agar dapat melakukan pelatihan-pelatihan terhadap kelompok ternak yang ada Tanggamus. Sehingga kedepannya kabupaten tanggamus dapat menjadi kabupaten swasembada daging,”Terang Sekda Tanggamus.(RIS/Rudi)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

DPRD Tanggamus Gelar Paripurna, Empat Raperda Ditetapkan Jadi Perda

28 Maret 2024 - 12:29 WIB

Peringati HUT Tanggamus Ke-27 Dan Provinsi Lampung Ke-21, Pemkab Gelar Jalan Sehat

26 Maret 2024 - 09:58 WIB

Baznas Serahkan Bantuan 1 Unit Motor Untuk Tukang Kopi Keliling

8 Maret 2024 - 16:35 WIB

Pemkab Tanggamus Gelar Bazar Pasar Murah, Diskoperindag: Masyarakat Cukup Antusias

8 Maret 2024 - 09:21 WIB

Raup 3.653 suara Dapil 1, Wandi Dipastikan Raih Kursi di DPRD Tanggamus

26 Februari 2024 - 08:51 WIB

Warga Laporkan Dugaan Money Politik di Kecamatan Sumberejo pada Pileg 2024 Ke Bawaslu Tanggamus

22 Februari 2024 - 09:04 WIB

Trending di Uncategorized